resmi sudah tongkat tanggungjawab hidupku berpindah tangan dari Bapak ke suamiku
aku melihat ibuku, diujungsana tak berhenti menangis, saat itu ingin kumemeluknya tapi tak mungkin karna proses masih berlangsung
bapak, dengan tatapan tegas menatap (masih) calon menantunya saat membaca ijab qabul
ada sedikit kesedihan dihati ini yang bercampur rasa haru dan bahagia
akhirnya SAH
Proses adat pun berlangsung
Sungkeman,
Bapak bilang "baik-baik km sama suami, jadi istri yang solehah,semoga sakinah mawaddah warahmah sampai akhir hayat,jadi jodoh dunia akhirat, tanggungjawab bapak selesai dek"
Bapak gueh romantis hahahaha
Ibu,semakin deras airmata yang jatuh
Ibu, bapak
maafkan aku atas semua kesalahanku, kebandelanku dan kenakalanku
maafkan anak bungsumu ini yang selalu bikin ulah hahahaha
Terimakasih
terimakasih untuk semuanya
maafkan aku karna aku takkan pernah bisa membalas semua yang telah kalian beri padaku
Ibu,denganmu aku belajar bagaimana cara menjadi wanita karir yang tak melupakan keluarganya, tak melupakan kodratnya dan tak melupakan tanggungjawabnya
Bapak, denganmu aku belajar bagaimana cara menghadapi kerasnya hidup ini, menghadapi mereka yang g suka sama kita,sabar dan banyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaakkkkk
ternyata sambil menulis ini tak terasa brebesmili juga aku hahahaha
sampai kapanpun aku tetap anakmu, dan sampai kapanpun aku tetap mencintaimu
Tuhan, berilah mereka kesehatan, angkat semua penyakitnya dan panjangkanlah umurnya sampai melihat cucunya sukses semua amin
"Kebaikan seorang ayah lebih tinggi daripada gunung dan kebaikan seorang ibu lebih dalam dari laut.” – Japanese Proverb